...semoga semua pihak yang terlibat dengan tulisan ini medampat pahala dari Allah, penulis maupun yg membaca Nya...Insya Allah...amin....

Minggu, 05 Februari 2012

Surat AL FATH (QS: 48)


KEISTIMEWAAN
-         Sering dibaca pada acara-acara perayaan di Majelis2 Taklim.
-         Dipercaya sebagian orang dapat mencerahkan batin

PENGERTIAN
Bahasa:
  1. Al Fath (Fathan) = kemenangan
Seperti yang terdapat pada beberapa ayat di QS 48
-         Ayat 1 (mewakili ayat 1-10) ---
-         Ayat 18 (mewakili ayat 11-20) ---
-         Ayat 27 (mewakili ayat 21-30) ---

  1. Al Fath = membuka
-         QS 1 --- Al Fathihah = pembuka
-         QS 12:65 --- Fatahu = membuka
-         QS 7:89 ---  Fatah = putuskan.

Fatah diadopsi ke dalam bahasa Indonesia, menjadi Fatih --- Patih (kerajaan) --- yaitu orang yang bertugas ‘membuka’ gerbang kerajaan musuh --- Jika gerbang musuh sudah terbuka, berarti sudah mendapat ‘kemenangan’

QS 48:27 --- Sungguh Allah akan membuktikan kepada RasulNya tentang kebenaran impinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidil haram, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman, dengan menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundulkan rambut kepala dan memendekannya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan selain itu Dia telah memberikan kemenangan yang dekat.

Tafsir:
            Isyarat dari terbukanya pintu hati untuk menerima pencerahan Illahi (memenangkan pertarungan).

Catatan:
            Sebelum membuka pintu hati orang lain, bukalah pintu hati sendiri.


HUBUNGAN QS 47 & QS 48
            Bila QS 47 menceritakan tentang misi suci Illahi maka QS 48 mengingatkan bahwa misi itu hanya dapat dipikul oleh orang-orang yang membuka hatinya.

QS 2:256 --- kita tidak bisa memaksa orang lain --- Tidak ada paksaan dalam (menganut ) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh dia telah berpegang kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
PELAJARAN
  1. Ciri-ciri orang yang mendapat pencerahan
    1. mendapat ampunan dosa-dosanya di hari ini dan yang akan datang
QS 48:1-2 --- Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. Agar Allah memberikan ampunan kepadamu (Muhammad) atas dosamu yang lalu dan yang akan datang……..

    1. akan mendapat kesempurnaan nikmat , Semua nikmat yang diberikan Allah kepadanya membantunya untuk lebih baik lagi, bukan menghalanginya dari jalan Allah (menjadi ‘An’am’ atau ‘binatang’)
QS 48:2-3 --- ………., serta menyempurnakan nikmatNYa atasmu dan menunjukimu ke jalan yang lurus, dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak)

    1. akan mendapatkan ketenangan batin/kedamaian hati, tidak ada lagi naik turunnya iman.
QS 48:4 --- Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Maha bijaksana.

Catatan: Surah-surah dibawah ini bukan hanya untuk Muhammad, tetapi untuk semua manusia. Karena kalau hanya untuk Muhammad, berarti Al Qur’an hanyalah merupakan buku sejarah.
QS 33:21 --- Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.
QS 48:29 --- Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesame mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. Pada wajah mereka tampak tanda tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin).Allah menjanjikan kepada orang-orang yang berimnan dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
  1. Cara mendapat pencerahan (berhubungan dg ciri2)
    1. Selalu memohon ampun atas kesalahan masa lalu dan bertekadlah untuk tidak melakukan kesalahan (dosa) hari ini dan dihari-hari yang akan datang.
    1. Selalu ingat dan mensyukuri nikmat Allah
QS 2:152 --- Maka ingatlah kepadaKu, Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu ingkar kepadaKu.

QS 28:77 --- Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sunggu, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

    1. Janganlah sekali2 menyakiti perasaan orang lain atau membuat seseorang dalam posisi sulit/tidak aman
  1. Darimana kita memulainya (saran-saran dari Al Fath)
    1. bersangka baik kepada Allah, jangan mengeluh
QS 48:6 --- dan Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk, dan Allah urka kepada mereka dan mengutuk mereka, serta menyediakan neraka Jahanam bagi mereka. Dan (neraka jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali.

    1. mulai dari yang mudah dan jangan mencari-cari alasan
QS 48:11 --- Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan berkatamu, “Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonlah ampunan untuk Kami.” Mereka mengucapkan sesuatu dengan mulutnya apa yang tidak ada dalam hatinya……….

    1. khayalkan/impikan hal-hal yang baik
QS 48:27 --- Sungguh, Allah akan membuktikan kepada RasulNya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidilharam, jika Allah menghendaki……….

2 komentar:

  1. Surat ini sangat indah dan mengesankan, memberitahu kita juga bahwa mimpi selain berupa symbol-symbol (kisah Nabi Yusuf), juga bisa merupakan penglihatan langsung.

    Penglihatan langsung adalah kita melihat apa yang akan kita kerjakan di waktu yang akan datang. Seperti Rasul SAW melihat diri Beliau akan memasuki Mekah dalam keadaan aman, setelah sekian lama Beliau rindu-kan.

    BalasHapus
  2. Silakan juga bila ada waktu untuk mengunjungi blog saya di:

    http://wirid-al-quran.blogspot.com/

    salaam

    BalasHapus