...semoga semua pihak yang terlibat dengan tulisan ini medampat pahala dari Allah, penulis maupun yg membaca Nya...Insya Allah...amin....

Kamis, 12 Januari 2012

Surat AS SYURA (QS : 42)


KEISTIMEWAAN
-         QS 42 adalah satu-satunya surat pada keluarga ‘Ha Mim’ (QS 40 sd QS 46) yang mendapatkan 3 huruf tambahan yaitu ‘Ain Sin Qaf’ seperti yang terdapat pada QS 42:1-2. Dua huruf pada ayat 1 dan 2 huruf pada ayat 2.
-         Surat lain yang juga mempunya 5 huruf adalah QS 19: Maryam. Hanya pada QS 19, kelima huruf tersebut terletak pada satu ayat, yaitu ayat pertama.
PENGERTIAN
-         Bahasa :
As Syura artinya musyawarah, seperti yang terdapat pada QS 42:38 --- dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) serutan Tuhan dan melaksanakan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah (Syuuro) antara mereka; dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
-         Tafsir/isyarat:
Lambang dari orang-orang yang dekat dengan kita disebabkan hubungan kekerabatan atau keluarga baik dari hubungan darah atau dari hubungan perkawinan.
Catatan:
1.      Hamim yang pertama adalah Qolbun Salim (QS 40), jika kita setia pada hati kita, maka pintu neraka pertama (dari tujuh pintu) akan menutup
2.      Hamim yang kedua adalah As Sajjadah (QS41) --- assajjadah artinya tunduk atau sujud, artinya pikiran yang dapat dikendalikan. Jika kita setia kepada pikiran kita tersebut, pintu neraka yang kedua akan menutup.
3.      Hamim yang ketika adalah keluarga kita (QS 42). Jika kita dapat setia dan berbuat baik kepada keluarga, maka pintu neraka yang ketiga akan menutup.
Keluarga kita adalah teman setia kita :
1.      QS 42:45 --- jika ingin mendapat pertolongan, berbuat baiklah kepada keluarga --- Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat.” Ingatlah, sesungguhnya orang-orang zalim itu berada dalam azab yang kekal.
2.      QS 40: 8 --- Orang yang saleh bisa membantu jalur atas (nenek moyang), jalur samping (pasangan) dan jalur bawah (keturunan) --- Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘And yang telah Engkau janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri dan keturunan mereka. Sungguh Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS 52:21 ---
QS 42:23 ---
QS 5:91 ---
QS 64:14 ---
HUBUNGAN
Jika QS 41 adalah tempat yang mengarah kepada kebergunaan, kebaikan dan nilai yang berharga, maka QS 42 mengingatkan bahwa ujian pikiran itu terdapat dalam hubungan kekeluargaan.


PELAJARAN

Bagaimana menjadikan keluarga sebagai teman setia sehingga dapat membela kita diakhirat nanti.

  1. Mulailah dari diri sendiri

QS 42:19 --- Tanamkan cadangan kasih sayang ke dalam diri sendiri sebanyak-banyaknya. --- Allah Mahalembut terhadap hamba-hambaNya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa.

QS 3:159 --- Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekirannya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dan sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawaahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemadian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.

QS 41:34 --- Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.

  1. Jangan harapkan orang sekitar kita yang mengerti arti kesetiaan /bisa berbuat baik kepada kita, tetapi berharaplah/berdoalah kepada Allah agar mereka terbuka hatinya.

QS 42:33 ---  Jika Dia menghendaki, Dia akan menghentikan angin, sehingga jadilah (kapal-kapal) itu terhenti di permukaan laut. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang selalu bersabar dan banyak bersyukur.

Cara mengatasinya: Sabar  yang berlapis syukur

  1. Tetaplah berpegang pada jalur Illahi di dalam diri (hanya diberikan kepada orang-orang yang menjalankan poin no 1 dan poin no 2).

QS 42:51 ---  Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izinNya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahatinggi, Mahabijaksana. ---Jika kita melaksanakan poin 1 dan 2 maka dia,
    1. akan bisa ‘berdialog’ dengan Allah SWT
    2. kita mempu membaca hikmah dibaliknya
    3. mengetahui melalui orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar