...semoga semua pihak yang terlibat dengan tulisan ini medampat pahala dari Allah, penulis maupun yg membaca Nya...Insya Allah...amin....

Minggu, 22 Januari 2012

SURAT AD DUKHAN (QS : 44)


KEISTIMEWAAN

-         merupakan salah satu surat diantara 4 surat Al Qur’an yang digunakan saat menghafal AlQur’an (lihat tadabur QS 36: Yasin).
-         Jika kita kuasai surat Ad Dukhan dengan baik, kita akan bisa lancer membaca seluruh surat Al Qur’an


PENGERTIAN

-         Bahasa : Ad dukhan berarti asap/kabut. Seperti yang terdapat QS 44:10 --- Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut (dukhan) yang tampak jelas.

-         Tafsir :
Simbol/lambang dari segala fenomena/keadaan yang menghambat/menghalangi perjalanan hidup setiap manusia yang biasanya tidak disukai. Padahal seyogyanya dukhan itu menjadi teman setia bagi manusia dalam rangka meningkatkan diri.

Pada orang beriman sekalipun, dukhan/cobaan tetap ada, QS 29:2-3 --- Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?. Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.


Asap atau kabut biasanya berada ditempat yang tinggi, jadi walaupun hidup kita sudah pada derajat yang tinggi, halangan akan tetap ada.


HUBUNGAN 

            Bila QS 43 membicarakan tentang perhiasan/harta benda sebagai teman setia yang kita sukai, maka QS 44 bicara tentang teman setia yang tidak kita sukai (halangan, cobaan).


PELAJARAN

Bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap ad dukhan?

  1. Yakinlah bahwa segala sesuatu baik di langit maupun di bumi, baik sekarang ataupun nanti berada di bawah atruan dan hikmah dari Allah yang di dalamnya terkandung rahmat dan kasih sayang Illahi.

QS 44:4 --- Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.

QS 44:5 --- (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus
                    rasul-rasul.

QS 44:6 --- sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar,  
                    Maha Mengetahui.

QS 44:7 --- Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di
                    Antara  keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini.

QS 44:8 --- Tidak ada tuhan selain Dia. Dia yang menghidupkan dan mematikan.
                   (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.

QS 44:9 --- Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.

QS 44:38 --- Dan tidaklah Kami bermain-main menciptakan langit dan bumi dan
                     apa ada diantara keduanya.

Contoh:


Istri Ali Imron menginginkan anak laki-laki tetapi mendapatkan anak perempuan, beliau menyadari hikmahnya dan akhirnya mendapat rahmat berupa cucu laki-laki yang menjadi manusia luarbiasa yaitu nabi Isa AS. Seperti yang terdapat pada QS 3:35-36.

  1. Ingatlah bahwa penderitaan yang hakiki adalah penderitaan yang dialami setelah kematian. Sedangkan penderitaan yang kita alami selama hidup kita, hanyalah penderitaan semu.

Penderitaan kita di dunia seperti asap, bisa hilang dan banyak yang menolong. Namun penderitaan di akhirat adalah penderitaan yang sebenarnya…..

QS 44:10 --- Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang
                      tampak jelas.

QS 44:11 --- yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.

QS 44:12 --- (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami.  
                      Sungguh, kami akan beriman.”

QS 44:13 --- Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal
                      (sebelumnyapun) seorang rasul telah datang memberi penjelas
                      kepada mereka.

QS 44:33 --- Dan telah Kami berikan kepada mereka diantara tanda-tanda
                      (kebesaran Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang
                      nyata.

QS 87:9 --- Oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu
                    bermanfaat.

Catatan: betapapun hebatnya dukhon yang kita alami, tetaplah beribadah kepada Allah.

  1. Lakukan introspeksi, bisa jadi dukhon itu ingin mengingatkan kita tentang beberapa hal yang selama ini kita abaikan.

QS 44:17 --- Dan sungguh, sebelum mereka, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir’aun dan telah datang kepada mereka seorang Rasul yang mulia.

QS 44:18 --- (dengan berkata). “Serahkanlah kepadaku hamba hamba Allah (bani Israil). SEsungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya.

QS 44:19 --- dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.

Catatan:
Jangan menuduh orang yang mendapat dukhon bahwa dia mengabaikan hukum Allah. Kecuali dia membuka pintu untuk berdiskusi. Karena tidak semua dukhon karena seseorang mengabaikan hukum Allah, bisa jadi karena Allah sedang meningkatkan derajatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar