...semoga semua pihak yang terlibat dengan tulisan ini medampat pahala dari Allah, penulis maupun yg membaca Nya...Insya Allah...amin....

Selasa, 27 Desember 2011

Surat As SAFFAT/Baris (QS : 37 )

http://3.bp.blogspot.com/-QpAebZ4TIxs/TNkIaWkLteI/AAAAAAAAABc/UaPHo7al9Mw/s1600/rasulullah-saw..j.jpg

Populer di kalangan tertentu. Sangat kuat untuk mengantisipasi pengaruh sihir, mistik. Tetapi hal tersebut tidak berdasarkan hadits, melainkan berdasarkan pengalaman kalangan tersebut. Terutama untuk 10 ayat pertamanya.


P E N G E R T I A N


A. Bahasa: artinya barisan-barisan atau saf-saf yang teratur. Pada buku karangan Qurasih Shihab, disebutkan bahwa artinya, barisan-barisan malaikat.


B. Tafsir: melambangakan barisan malaikat yang teratur yang ditugaskan oleh Allah SWT untuk menjaga alam semesta dan diri manusia.

QS 13:11 --- Baginya (manusia) ada malaikat malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

QS 6:61 --- Dan Dialah Penguasa mutlak atas semua hambaNya, dan diutusNya kepadamu malaikat malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang diantara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan tugasnya.


H U B U N G A N


  1. Bila dalam surat Yasin dijelaskanperlunya kita berintrospeksi diri, maka surat As Saffat menegaskan bahwa diri kita ini, disadari atau tidak, berada dibawah pengawasan malaikat.

  1. Bila pada surah Yasin ada kata “Salamun….” Dari Allah (QS 36:58) untuk yang berintrospeksi diri. Maka pada surat AsSaffat diulang beberapa kali, kata-kata salam dari malaikat untuk:

Nabi Nuh : QS 37:79 --- “Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di selurauh alam.”

Nabi Ibrahim QS 37:109 --- “Selamat sejahtera bagi Ibrahim”

Nabi Musa dan Harun QS 37:120 --- “Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun”

Nabi Ilyas QS 37:130 --- “Selamat sejahtera bagi Ilyas”

Para Rasul QS 37:181 --- “Selamat sejahtera bagi para rasul”


P E L A J A R A N

Bagaimana cara agar kita mendapat salam dari malaikat?


  1. Beriman dan berbuat baiklah.

Perhatikanlah ayat2 setelah setiap salam yang diberikan kepada Nabi Nuh, Ibrahim, Musa,Harun dan Ilyas. Semuanya diikuti ayat-ayat yang sebagai berikut “Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang orang yang berbuat baik”

Artinya….. jika kita ingin mendapat salam dari malaikat, maka berbuat baiklah.


QS 37:79-81 --- “Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di selurauh alam.”Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.


QS 37:109-111 --- “Selamat sejahtera bagi Ibrahim”. Demiainalah Kami memberi blasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.


QS 37:120-122 --- “Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun”. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.


QS 40:7 ---malaikat meminta ampunan untuk orang yang beriman. Artinya ada orang beriman yang berbuat salah, atau imannya tidak menolongnya. --- (Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan (malaikat) yang berada di sekelilingnya bertasbih dengan memuji Tuhannya dan mereka beriman kepadaNya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya berkata), “ Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)Mud an peliharalah mereka dari azab neraka.


QS 32:29 --- orang yang tidak berguna imannya --- Katakanlah, “Pada hari kemenangan” itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi pengangguhan.


  1. Miliki kesabaran yang dimiliki Nabi Nuh. Bukan hanya malaikat, tapi Allah akan bersamamu.

QS 37:79-81 --- Sabarnya nabi Nuh adalah sabar yang dilapisi Syukur.



QS 17:3 --- Nabi Nuh hamba yang banyak bersyukur. --- “(Wahai) keturunan orang yang Kami bawa bersama Nuh. Sesungguhnya dia (Nuh) adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.”


QS 29:14 --- lamanya nabi Nuh dalam kesabaran. --- Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.


QS 66:10 --- istri nabi Nuh dan Luth, berkhianat. --- Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang kafir , istri Nuh dan istri Lut. Keduanya berada dibawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, tetapi kedua suami itu tidak dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa Allah) dan dikatakan (kepada kedua istri itu), “Masuklah kamu berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).”


QS 11:42-46 --- dialog tentang kesabaran nabi Nuh.

Saat kita dalam keadaan ‘tidak sabar’, baca lah QS 37:79 ---


  1. Miliki kasih sayang yang dimiliki Nabi Ibrahim.

QS 37:100 --- “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang

termasuk orang yang saleh”


  1. Miliki kesabaran atas ucapan orang lain seperti Nabi Ilyas
  2. Miliki persaudaraan yang tulus, seperti Nabi Musa
...semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar