...semoga semua pihak yang terlibat dengan tulisan ini medampat pahala dari Allah, penulis maupun yg membaca Nya...Insya Allah...amin....

Jumat, 18 November 2011

Surat As-Syu'ara / Para penyair (Q S : 26)

Surah Asy-Syu'ara adalah surah ke-26 dari Al-Quran. Surah ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surah-surah Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'ara (kata jamak dari Asy Sya'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuara yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surah ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan para penyair Arab di zaman jahiliyah. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al-Quran dituduh sebagai syair, Al-Quran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Pokok isi

  1. Keimanan: Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasul- rasul-Nya dan keselamatan mereka. Al Quran benar- benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril a.s. (Ruuhul amiin); hanya Allah yang wajib disembah.
  2. Hukum-hukum: Keharusan memenuhi takaran dan timbangan; larangan mengubah syair yang berisi cacian-cacian, khurafat- khurafat, dan kebohongan-kebohongan.
  3. Kisah-kisah: Kisah-kisah Nabi Musa a.s. dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya (Ad), kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib a.s. dengan penduduk Aikah.
  4. Dan lain-lain: Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama; tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perobahan-perobahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya; turunnya kitab Al Quran dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab- kitab suci dahulu.

Tulisan ini sebenarnya udah Penulis Posting sekitar 2 hari yang lau, namun tertuda diterbitkan karena bersamaan waktu posting; kami (Penulis, Hasnah, Sri Buchari dan Siti Rahmani) terjadi diskusi yang alot...maka baru sekarang bisa diterbitkan...untuk semua...

Penulis tidak seperti biasanya mumbuat bahasan, namun kali ini mengajak merenung tentang angka 26 (QS: 26) dengan makna surat "Para Penyair" dan kaitannya dengan "musibah" yang terjadi di muka bumi ini serta azab Allah baik pada zaman nabi dahulu maupun sekarang bahkan mungkin nantinya.

Berikut dibawah list bencana yang terjadi tgl 26 :

• 26 Jan 1531 gempa bumi di Lisbon, Portugal, 30.000 orang tewas
• 26 Jan 1700 gempa di Laut Pasifik, dari Vancouver Island, Southwest Canada off
British Columbia hingga Northern California, Pacific Northwest,USA. Dikenal
sebagai megathrust earthquake.
• 26 Jul 1805 gempa bumi di Naples, Calabria, Italy, 26.000 orang tewas
• 26 Agt 1883 Gunung Krakatau meletus, 36.000 orang diperkirakan tewas
• 26 Des 1861 gempa bumi di Egion, Yunani
• 26 Mar 1872 gempa bumi di Owens Valley, USA
• 26 Agt 1896 gempa bumi di Skeid, Land, Islandia
• 26 Nop 1902 gempa bumi di Bohemia, sekarang Czech Republic
• 26 Nop 1930 gempa bumi di Izu
• 26 Sep 1932 gempa bumi di Ierissos, Yunani
• 26 Des 1932 gempa bumi di Kansu, Cina, 70.000 orang tewas
• 26 Okt 1935 gempa bumi di Colombia
• 26 Des 1939 gempa bumi di Erzincan, Turki, 41.000 orang tewas
• 26 Nov 1943 gempa di Tosya Ladik, Turki
• 26 Des 1949 gempa bumi di Imaichi, Jepang
• 26 Mei 1957 gempa di Bolu Abant, Turki
• 26 Mar 1963, gempa bumi di Wakasa Bay, Jepang
• 26 Jul 1963 gempa bumi di Skopje, Yugoslavia, 1.000 orang tewas
• 26 Mei 1964 gempa bumi di S. Sandwich Island
• 26 Jul 1967 gempa bumi di Pulumur, Turki
• 26 Sep 1970 gempa bumi di Bahia Solano, Colombia
• 26 Jul 1971 gempa bumi di Solomon Island
• 26 Apr 1972 gempa bumi di Ezine, Turki
• 26 Mei 1975 gempa bumi di N. Atlantic
• 26 Mar 1977 gempa bumi di Palu, Turki
• 26 Des 1979 gempa bumi di Carlisle, Inggris
• 26 Apr 1981 gempa bumi di Westmorland, USA
• 26 Mei 1983 gempa bumi di Nihonkai, Chubu, Jepang
• 26 Jan 1985 gempa bumi di Mendoza, Argentina
• 26 Jan 1986 gempa bumi di Tres Pinos, USA
• 26 Apr 1992 gempa bumi di Cape Mendocino, California, USA
• 26 Okt 1997 gempa bumi di ItaliaĆ¢€‹
• 26 Des 2004 Tsunami Aceh.
• 26 mei 2006 Gempa Jogja.
• 26 juni 2010 Gempa Tasik.
• 26 okt 2010 Tsunami Mentawai
• 26 okt 2010 Merapi meletus.

...memang di surat ini adalah isi dari ADZAB ALLAH tentang kaum kafir. Marilah kita analisis 1 per 1 tentang surat ini... :

KISAH NABI MUSA AS :

QS. asy-Syu’ara (26) : 62
Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti adalah seperti gunung yang besar.
QS. asy-Syu’ara (26) : 63
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain,
QS. asy-Syu’ara (26) : 64
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.
QS. asy-Syu’ara (26) : 65
Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.

KISAH NABI NUH AS :
QS. asy-Syu’ara (26) : 118
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.
QS. asy-Syu’ara (26) : 119
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
QS. asy-Syu’ara (26) : 120
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
QS. asy-Syu’ara (26) : 121
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

KISAH NABI HUD AS :
QS. asy-Syu’ara (26) : 138
Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

KISAH NABI SALIH AS
QS. asy-Syu’ara (26) : 155
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar “.
QS. asy-Syu’ara (26) : 156
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,
QS. asy-Syu’ara (26) : 157
maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

KISAH NABI LUT AS
QS. asy-Syu’ara (26) : 168
(Luth berdoa): Ya Tuhan Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat perbuatan) yang mereka kerjakan “. (Akibat perbuatan) yang mereka kerjakan”.
QS. asy-Syu’ara (26) : 169
Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
QS. asy-Syu’ara (26) : 170
kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
QS. asy-Syu’ara (26) : 171
Kemudian Kami binasakan yang lain.
QS. asy-Syu’ara (26) : 172
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
QS. asy-Syu’ara (26) : 173
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
QS. asy-Syu’ara (26) : 174
Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

KISAH NABI SYUAIB AS
QS. asy-Syu’ara (26) : 186
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.
QS. asy-Syu’ara (26) : 187
Syuaib berkata:” Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan “.
QS. asy-Syu’ara (26) : 188
Kemudian mereka mendustakan Syuaib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.
QS. asy-Syu’ara (26) : 189
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
QS. asy-Syu’ara (26) : 190
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

PERINTAH MEMBERI PERINGATAN KEPADA KELUARGA DAN BERSIKAP LEMAH LEMBUT TERHADAP ORANG MUKMIN :

QS. asy-Syu’ara (26) : 200
Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
QS. asy-Syu’ara (26) : 201
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,
QS. asy-Syu’ara (26) : 202
lalu mereka berkata:” Apakah kami dapat diberi tangguh? ”
QS. asy-Syu’ara (26) : 203
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?
QS. asy-Syu’ara (26) : 204
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
QS. asy-Syu’ara (26) : 205
kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
QS. asy-Syu’ara (26) : 206
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.
QS. asy-Syu’ara (26) : 207
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;
QS. asy-Syu’ara (26) : 208
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
QS. asy-Syu’ara (26) : 209
Dan Al Qur’an itu bukanlah dibawa turun oleh syaithan-syaithan.
QS. asy-Syu’ara (26) : 210
Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Qur’an itu, dan merekapun tidak akan kuasa.
QS. asy-Syu’ara (26) : 211
Sesungguhnya mereka benar-benar di jauhkan daripada mendengar Al Qur’an itu.
QS. asy-Syu’ara (26) : 212
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.
QS. asy-Syu’ara (26) : 213
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
QS. asy-Syu’ara (26) : 214
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.
QS. asy-Syu’ara (26) : 215
Jika mereka mendurhakaimu maka Katakanlah:” Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan “;
QS. asy-Syu’ara (26) : 216
Dan bertakwalah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
QS. asy-Syu’ara (26) : 217
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk shalat),
QS. asy-Syu’ara (26) : 218
dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
QS. asy-Syu’ara (26) : 219
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
QS. asy-Syu’ara (26) : 220
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaithan-syaithan itu turun?
QS. asy-Syu’ara (26) : 221
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
QS. asy-Syu’ara (26) : 222
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaithan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
QS. asy-Syu’ara (26) : 223
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
QS. asy-Syu’ara (26) : 224
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,
QS. asy-Syu’ara (26) : 225
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan (nya)?,
QS. asy-Syu’ara (26) : 226

Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut nama Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.

...ada kesan yang juga penulis dapatkan dari ayat ini adalah kata-kata penyair bisa juga di artikan para pembaca mentera alias "dukun" yang suka memeberi tangkal san lain sebagainya...jadi upayakanlah dengan tidak memakai tangkal baik berupa cincin maupun sesuatu yang diikat dipinggang atau sebaginya...bertawakallah kepada Allah semata-mata...Insyaallah...

Semoga bermanfaat.

3 komentar: